| Taken @ Pelabuhan Ratu, Jawa Barat,29 Juli 2011 |
Jika hidup adalah pertanyaan, maka teruslah mencari jawaban..
-Moodswinger-
Kepada sang pembolak-balik hati, izinkan aku menitipkan goresan tangan siang hari. Hidup mungkin sering menyakiti, memberi celah untuk mencaci. Tetapi sepertinya tak ada satupun yang tak bisa aku lewati.
Pernah ada saat dalam hidup ketika seseorang merasa bahwa hidup ini tidak layak diteruskan. Mengutuk hari, selalu saja ia lakoni. Perjalanan panjang yang telah ia tempuh sedemikian angka, menjadi pudar warnanya. Sama saja, aku pernah merasakannya. Kehilangan, kesedihan, kemerosotan nilai kepercayaan terhadap seseorang pernah memudar, bahkan hilang.
Pada mulanya aku menyangka bahwa selamanya aku kan berada dalam lingkaran busuk itu. Aku akan selalu mengutuk hari,mencaci-maki yang datang dan pergi. Semua terlihat monoton, homogen. Tak ada laku yang menarik untuk kuusik. Hidup rasanya hanya sekedar berjalan, menunggu bumi be-rotasi hingga esok pagi kan kutemui kembali.
Mengingatnya bagaikan mengusik bagian terdalam kenangan, yang wajar bila menimbulkan rasa pahit. Tetapi aku lebih memilih untuk tidak me-RASA-kannya, melainkan me-LOGIKA-kan-nya. Semua cukup ditanggapi dengan tertawa, mengingat kebodohan yang pernah ada.
Matahari tidak pernah terbit atau terbenam, melainkan bumi-lah yang berotasi. Seperti itu juga hidup yang kita jalani. Hidup mungkin tidak pernah berputar, melainkan kita-lah yang bergerak. Moving On, dengan meninggalkan segala ketakutan dan kecemasan di belakang. Memilih langkah sendiri ke depan. Pilihan, itulah yang paling menentukan. Memilih untuk bergerak seperti bumi, atau diam di tempat seperti matahari? it's all yours :)
Hugs,

0 comments:
Post a Comment